Sabtu, 20 November 2010

LA Terakhir

1.Sebutkan user dan password compiere !
Jawab:
User Password
system system
supersystem system
gardenadmin gardenadmin
gardenuser gardenuser
2. Jelaskan pengertian compiere !
Jawab:
Compiere merupakan salah satu perangkat lunak ERP yang diterapkan dengan solusi perangkat lunak CRM yang berintegrasi secara lengkap dan bersifat open source.
3. Sebutkan langkah-langkah membuat compiere !
Jawab:
-Login kedalam compiere
-Lakukan pencarian untuk window dengan mengetikkan missalkan Business Partner
-Kemudian enter
-Pindah kedalam shortcut bar lalu klik “add to bar”
-Hapus atau pindahkan itu dari shortcut bar
-maka akan tampil Business Partner
4. Sebutkan toolbar pada compiere ! (min.5)
Jawab:
-Ignore : Tidak menyimpan data yang baru saja di input
-Help : untuk menampilkan window help
-New Record : membuat / memulai record baru
-Delete : menghapus data ysng sudah di input
-Save : menyimpan data yang di input untuk disimpan dalam database
5. Jelaskan pengertian dari client dan organizations !
Jawab :
Client adalah kumpulan organisasi yang sah menurut hukum
Organizations adalah jenis organisasi, seperti HQ (Departemen) atau store (Toko).
6. Sebutkan langkah-langkah membuat Greeting!
Jawab:
1. buka Business Partner
2. pada kolom Greeting klik kanan (Zoom)
3. Masukkan Greeting dan name, save
4. New
5. Kembalin ke business parner, klik kanan di kolom Greeting
6. Refresh
7. Jelaskan pengertian business partner, beserta langkah-langkahnya:
Jawab :
Business Partner adalah sebuah entity dengan siapa kita melakukan bisnis atau transaksi. Business Partner memiliki rule seperti Customer, Vendor dan karyawan (orang – orang yang akan dibayar atau membayar dan membutuhkan data).
Langkah-langkahnya:
Langkah – langkah melihat seluruh transaksi dari Business Partner yang diinginkan :
1. Pilih “Business Partner Info” yang berada di bawah “Request “ dibawah “Partner Relation”.

Gambar 2.2 Menu Business Partner
2. Maka akan tampil Window Business Partner kemudian Klik pada toolbar icon Data/Grid.

Gambar 2.3 Icon Toolbar Data/Grid
3. Akan tampil Record dalam bentuk tabel, pilih salah satu record dalam hal ini misalkan SeedFarm.

Gambar 2.4 Record SeedFarm
4. Tampilan dari record SeedFarm akan tampil dengan jumlah Open Balance yaitu -2757 berupa $2757.
5. Lihat invoice yang membuat jumlah ini dengan memilih tab “Partner Invoices”.

Gambar 2.5 Window Partner Invoice
6. Terlihat dalam tabel record yang menyebabkan total invoice $2757 dan hanya berasal dari SeedFarm.
7. Klik Tab Partner Payment, dapat dilihat tidak terdapat record.
8. Klik pada tab Partner Shipment, didalamnya hanya terdapat satu shipment .

8. Jelaskan pengertian sales order, beserta langkah-langkanya:
Jawab:
merupakan modul untuk mengelola penjualan dari suatu pemesanan. Sales order dikatakan memenuhi yaitu jika jumlah pesanan sama dengan jumlah yang dikirimkan dan juga jumlah faktur.
Langlah-langkahnya:

Langkah – langkah melihat seluruh transaksi dari Business Partner yang diinginkan :
1. Pilih “Business Partner Info” yang berada di bawah “Request “ dibawah “Partner Relation”.

Gambar 2.2 Menu Business Partner
2. Maka akan tampil Window Business Partner kemudian Klik pada toolbar icon Data/Grid.

Gambar 2.3 Icon Toolbar Data/Grid
3. Akan tampil Record dalam bentuk tabel, pilih salah satu record dalam hal ini misalkan SeedFarm.

Gambar 2.4 Record SeedFarm
4. Tampilan dari record SeedFarm akan tampil dengan jumlah Open Balance yaitu -2757 berupa $2757.
5. Lihat invoice yang membuat jumlah ini dengan memilih tab “Partner Invoices”.

Gambar 2.5 Window Partner Invoice
6. Terlihat dalam tabel record yang menyebabkan total invoice $2757 dan hanya berasal dari SeedFarm.
7. Klik Tab Partner Payment, dapat dilihat tidak terdapat record.
8. Klik pada tab Partner Shipment, didalamnya hanya terdapat satu shipment .

LP kedua

1. sebutkan Software ERP selain Compiere?
Adempiere
Oracle SCM
Sap
2. Sebutkan minimal 1 kelebihan dari Software ERP yang anda cari bandingkan dengan Compiere?
Kelebihan adempiere :
• Multy Curency ( kemampuan untuk memebuat Jenis transaksi apapun didalam perbedaan informasi pada setiap perusahan)
• Multy Language ( Menggunakan bahasa pengantar dan laporan dalam beberapa bahasa)
• Multy Task ( Matrix Harga/ Pajak ke adem piere dapat menangani bermacam2 metode system harga)
Kelebihan Oracle SCM :
• Dapat mengintegrasikan berbagai fungsi bisnis dalam suatu organisasi perusahann menjadi satu kesatuan
Kelebihan Oracle :
• Melampaui Bnayaknya vendor Produk ERP standar yang masih berbagai client server
3. Jelaskan pengertian dari :
• Order Tax ; Bagian yang menun jukan total harga dari pesanan yang ditampilkan berupa tabel dengan kolom-kolom client, organization, sales order.
• Invoice : Dibuat ketika sesuatu harus dilakukan karena dilakukan ketika pengiriman dan pembuatan tagihan dilakukan setelah pembayaran
• Report : untuk membuat suatu tekan tombol yang ada di sebelah kanan atasbaru pada menu file.
• Expert Report : Laporan yang berhubungan oleh seorang pakar yang berisi informasi yang berhubungan pelangan pada menu file
• Standard Order adalah digunakan ketika kita ingin membuat pengiriman dan sekumplan tagihan pada waktu yang lain.
• Warehouse : Sebuah tempat penyimpanan barang barang ketika dapat membuat menambah warehouse dengan menggunakan zoom seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.

LA kedua


1.Rangkuman Business Partner :
Jawab :
Business Partner adalah sebuah entity dengan siapa kita melakukan bisnis atau transaksi. Business Partner memiliki rule seperti Customer, Vendor dan karyawan (orang – orang yang akan dibayar atau membayar dan membutuhkan data). Untuk mempunyai satu entity dengan jumlah lebih besar dari tiga khususnya yang menyulitkan , jika business partner mempunyai lebih dari satu pemakai maka untuk pembayaran yang mudah pelanggan atau customer mendapat faktur dengan kondisi potongan.Business Partner dimulai dengan membedakan antara penjual dan Purchase role. Apabila akan memasukkan atau mengambil produk kita harus mendefinisikan Vendor. Apabila ingin mengahsilkan Order maka harus mendefinisikan Customer . Oleh karena itu Window Business partner memudahkan untuk menampilkan seluruh informasi tentang Business Partner dan pemasukkan data yang akan digunakan untuk menghasilkan seluruh dokumen transaksi.
2. Buat bagan Sales Order dan jelaskan :
Jawab:


Menu : Sales Orders pada Compiere terdiri dari submenu Market Place, Sales Order, Quote Convert, Reprice Order/Invoice, Generate PO from Sales Order, Reopen Order, Open Orders, Order Transactions, Distribution List, Distribution Run, dan Subscription.
Sales Order : Merupakan modul untuk mengelola penjualan dari suatu pemesanan. Sales Order dikatakan memenuhi yaitu jika jumlah pesanan sama dengan jumlah yang dikirimkan dan juga jumlah faktur.
Market Place : Merupakan modul untuk membantu mengelola pangsa pasar, yang biasanya digunakan untuk perusahaan jika akan melelangkan produk-produknya. Modul ini terdiri dari Bid Topic, Auction Seller, dan Auction Buyer.
- Bid Topic
Bid Topic merupakan modul untuk mengelola item untuk suatu pelelangan dan melihat penawaran-penawaran yang diajukan oleh klien dalam suatu pelelangan. Dalam modul ini tersedia informasi berapa dana yang disediakan oleh para pembeli untuk suatu pelelangan.
- Auction Seller
Auction Seller merupakan modul untuk mengelola informasi mengenai para penjual. Penjual di sini yaitu para pemakai di sistem ini yang ikut berpartisipasi dalam pelelangan. Yang perlu diperhatikan adalah pemakai tidak selalu dari dalam perusahaan (Internal), akan tetapi dapat merupakan Business Partner dari suatu perusahaan yang mengadakan pelelangan.
- Auction Buyer
Auction Buyer merupakan modul untuk mengelola informasi mengenai para pembeli yang ikut berpartisipasi dalam pelelangan.
Open Orders : Menu ini digunakan untuk membuat report (laporan) dari suatu pesanan dengan kuantitas yang dikirimkan dan difakturkan. Laporan ini dibuat berdasarkan nama Business Partner dan Product. Kita tinggal memilih Business Partner dan Product yang ingin dibuat laporannya.
Order Transactions : Menu ini digunakan untuk membuat report (laporan) dari suatu transaksi pesanan. Laporan ini dibuat berdasarkan tanggal. Kita tinggal memilih batasan tanggal dari Sales Order yang ingin dibuat laporannya.
Distribution List : Modul ini untuk mengelola transaksi penjualan untuk suatu perusahaan dengan frekuensi transaksi yang besar dengan pelayanan yang cepat, efisien namun terkendali.


Distribution Run : Modul ini digunakan untuk membuat suatu pesanan untuk mendistribusikan produk kepada Business Partner yang terdaftar pada modul Distribution List. Laporannya dapat dijadikan satu untuk semua pengiriman kepada Business Partner yang berbeda ataupun dapat dibuat terpisah.
Subscription : Modul ini digunakan untuk langganan dari Business Partner untuk suatu produk. Dalam modul ini tertera awal dan akhir tanggal berlaku, serta tanggal untuk memperbaharui sebagai langganan.
Quote Convert : Menu ini digunakan untuk men-convert suatu proposal menjadi suatu tipe dokumen lain. Proses ini dilakukan jika kita tidak ingin menghapus proposal tersebut. Akan tetapi jika ingin melakukan proses ini status dokumen yang akan diconvert harus dalam keadaan In Progress (sedang berjalan).
Reprice Order/Invoice : Menu ini digunakan untuk menghitung ulang harga yang tertera pada suatu pesanan atau faktur disesuaikan dengan harga terakhir yang terdapat pada pesanan atau faktur lain dengan produk yang sama.
Generate PO from Sales Order : Setelah Sales Order (SO) selesai, kita dapat membuat Purchase Order (PO) untuk masing-masing Sales Order. Purchase Order selalu hanya merupakan satu dari Sales Order, dalam arti satu Sales Order untuk satu Purchase Order. Purchase Order digunakan untuk mengelola transaksi penjualan yang dilakukan.
Reopen Order : Menu ini digunakan untuk membuka kembali dokumen yang telah ditutup.

LA PERTAMA

1. Toolbar pada Compiere:
Berikut ini Toolbar yang terdapat dalam Compiere:
Keterangan :
1. Ignore : tidak menyimpan data yang baru saja diinput.
2. Help : untuk menampilkan window help.
3. New Record : membuat atau memulai record baru.
4. Delete : Menghapus data yang sudah di input.
5. Save : menyimpan data yg diinput untuk disimpan dalam database.
6. Refresh : Menampilkan data yang baru diinput sehingga data yg lama tidak tampil dalam window.
7. Find : mencari data yang dapat meliputi pencarian customer, vendor , client dan lainnya.
8. Attachment : digunakan untuk pengiriman database ke user yang meminta pengiriman melalui web.
9. Data Grid : Menampilkan seluruh database yang berupa tabel.
10. History : tampilan kalender yang menentukan tanggal dibuatnya database dalam compiere dan menampilkan seluruh data berdasarkan tanggal.
11. Menu : digunakan untuk balik ke window menu utama.
12. Parent Record : menampilkan data hanya berupa judul.
13. Detail Record : menampilkan record atau data secara detail.
14. First Record : menampilkan record yang ada di baris atasnya beserta dengan keterangan.
15. Last Record : menampilkan record hanya pada baris bawahnya atau sebelum.
16. Next record : menuju kedalam record selanjutnya dalam suatu report.
17. Last record : menuju kedalam record sebelumnya dalam suatu report.
18. Report : menampilkan report yang sudah terdapat data input.
19. Arcive document & Report : mengambil data berupa dokumen dan Report.
20. Print : icon yang digunakan untuk mencetak laporan dalam bentuk hasil cetakkan kertas.
21. Zoom Across : menampilkan tampilan window zoom untuk mengganti data.
22. Active Workflows.

2. Tampilan awal Compiere:











Tampilan Login


Window utama yang Berisikan Menu

Senin, 15 November 2010

manajemen kontrol keamanan pada sistem

PENTINGNYA KONTROL
Salah satu tujuan CBIS adalah untuk memberi dukungan kepada manajer dalam mengontrol area operasinya

PROPERTI SISTEM INFORMASI YANG MEMBERIKAN KEAMANAN ISI DATA DAN INFORMASI
1. Integritas Fungsional
Kemampuan untuk melanjutkan operasi jika salah satu / lebih komponen tidak berfungsi

2. Audibilitas (Kemampuan dapat terdengar)
Mudah untuk diperiksa, diverifikasi atau didemonstrasikan penampilannya berarti harus lulus dalam pengujian Accountability & Visibility

3. Daya kontrol
Penghambatan pengaruh terhadap sistem yaitu dengan membagi system menjadi subsistem yang menangani transaksi secara terpisah

TUGAS KONTROL CBIS
Mencakup semua fase siklus hidup, selama siklus hidup dibagi menjadi kontrol-kontrol yang berhubungan dengan pengembangan sistem, desain dan operasi.
Metode Untuk Mendapatkan dan Memelihara Kontrol CBIS
1. Manajemen dapat melakukan kontrol langsung
2. Manajemen mengontrol CBIS secara tidak langsung dengan terus menerus melalui
CIO.
3. Manajemen mengontrol CBIS secara tidak langsung berkenaan dengan proyeknya
melalui pihak ketiga

KONTROL PROSES PENGEMBANGAN
Untuk memastikan bahwa CBIS yg diimplementasikan dpt memenuhi kebutuhan pemakai atau berjalan sesuai rencana.

1. Fase Perencanaan
  • Mendefinisikan tujuan dan kendala
2. Fase Analisis & Disain
  • Mengidentifikasi kebutuhan informasi
  • Menentukan kriteria penampilan
  • Menyusun disain dan standar operasi CBIS
3. Fase Implementasi
  • Mendefinisikan program pengujian yang dapat diterima
  • Memastikan apakah memenuhi criteria penampilan
  • Menetapkan prosedur utk memelihara CBIS
4. Fase Operasi & Kontrol
  • Mengontrol CBIS selagi berevolusi selama fase SLC
  • Memastikan bahwa CBIS yang diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan

KONTROL DISAIN SISTEM
Tujuan untuk memastikan bahwa disainnya bisa meminimalkan kesalahan, mendeteksi kesalahan dan mengoreksinya.Kontrol tidak boleh diterapkan jika biayanya lebih besar dari manfaatnya. Nilai atau manfaat adalah tingkat pengurangan resiko.

Keamanan Sistem

Keamanan Sistem mengacu pada perlindungan terhadap semua sumber daya informasi perusahaan dari ancaman oleh pihak-pihak yang tidak berwenang.

Tujuan-tujuan Keamanan dimaksudkan untuk mencapai 3 tujuan utama , yaitu :

1. Kerahasiaan, perusahaan berusaha melindungi data dan informasi dari orang-orang yang tidak berhak.

2. Ketersediaan, tujuan CBIS adalah menyediakan data dan informasi bagi mereka yang berwenang untuk menggunakannya.

3. Integritas, semua subsistem CBIS harus menyediakan gambaran akurat dari sistem fisik yang diwakilinya.

Pengendalian Akses dicapai melalui suatu proses 3 langkah, yang mencakup :

1. Indentifikasi User.

2. Pembuktian Keaslian User.

3. Otorisasi User.

Strategi Pengulangan Biaya Manajemen Informasi

Strategi yang paling banyak dimanfaatkan adalah :

1. Strategi Konsolidasi, dapat diikuti dengan mengurangi jumlah lokasi sumber daya informasi yang terpisah. Alasannya adalah sejumlah kecil pemusatan sumber daya yang besar dapat beroperasi lebih efisien dari pada banyak pemusatan sumber daya yang kecil.

2. Downsizing, adalah transfer berbagai aplikasi berbasis komputer perusahaan dari konfigurasi peralatan besar, seperti mainframe ke platform yang lebih kecil seperti komputer mini. Dalam beberapa kasus, platform yang lebih kecil tetap berada dalam IS, dan dalam kasus lain ditempatkan di area pemakai. Pemindahan ke sistem yang kurang mahal tetapi penuh daya ini disebut Smartsizing. Keuntungan downsizing : sistem yang user friendly.

3. Outsourcing, ukuran pemotongan biaya yang dapat berdampak lebih besar bagi IS dari pada downsizing adalah outsourcing. Outsourcing adalah mengkontrakkan keluar semua atau sebagian operasi komputer perusahaan kepada organisasi jasa di luar perusahaan.

WBS Dalam Penulisan Ilmiah Pengajian Perusahan

















WBS Penelitian Ilmiah Pengajian Perusahan

Dalam Penulisan Ilmiah Panggajian Perusahan ini, WBS yang digunakan adalah Bentuk Hirarki.

WBS (Work Breakdown Stucture) adalah Sebuah breakdown pekerjaan struktur (WBS) dalam manajeman proyek dan rekayasa sistem , adalah alat yang digunakan untuk mendefinisikan dan kelompok proyek elemen kerja sendiri dengan cara yang membantu mengatur dan menentukan ruang lingkup kerja total proyek.

Ada empat macam bentuk dasar dari WBS yang biasa digunakan dalam
proses pembuatan aplikasi penggajian, yaitu :

1. Linear
Linear merupakan struktur yang hanya mempunyai satu rangkaian cerita
yang berurut. Struktur ini menampilkan satu demi satu tampilan layar secara
berurut menurut urutannya dan tidak diperbolehkan adanya percabangan.
Tampilan yang dapat ditampilkan adalah satu halaman sebelumnya atau satu
halaman sesudahnya.

2. Hirarki
Struktur hirarki merupakan suatu struktur yang mengandalkan
percabangan untuk menampilkan data berdasarkan kriteria tertentu. Tampilan
pada menu pertama akan disebut sebagai Master Page atau halaman utama.
Halaman utama ini akan mempunyai halaman percabangan yang dikatakan Slave
Page atau halaman pendukung.

Jika salah satu halaman pendukung diaktifkan, maka tampilan tersebut
akan bernama Master Page, halaman utama kedua. Pada struktur penjejakan ini
tidak diperkenankan adanya tampilan secara linear.

3. Non Linear
Pada struktur non linear diperkenankan membuat penjejakan bercabang.
Percabangan ini berbeda dengan percabangan pada struktur hirarki. Pada navigasi
non linear walaupun terdapat percabangan tetapi tiap-tiap tampilan mempunyai
kedudukan yang sama tidak ada pada master page dan slave page.

4. Campuran (Composite)
Struktur penjejakan campuran merupakan gabungan dari ketiga struktur
sebelumnya.

Kamis, 04 November 2010

TEKNOLOGI YANG TERKAIT ANTAR MUKA TELEMATIKA

Sebelum kita membahas Teknologi yang terkait antar muka telematika, alangkah baiknya kita membahas tentang Interface (antarmuka) terlebih dahulu. Interface adalah Suatu Penghubung antara dua sistem atau alat. Media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem lainnya dari penghubung tersebut terdapat suatu layanan dimana disediakan sistem operasi yang mempunyai sarana interaksi antara pengguna dengan sistem operasi. Antarmuka (interface) merupakan komponen sistem operasi yang bersentuhan langsung dengan pengguna. Untuk Penjelasan Telematika di artikan sebagai singkatan dari Tele = Telekomunikasi, ma= Multimedia, dan tika= Informatika. Telematika itu adalah sebuah bagian yang tak terpisahkandari kehidupan manusia, bahkan menjadi komoditas industry, bisnis informasi, media, dan telekomunikasi. Secara umum telematika bertemu di sistem jaringan komunikasi dengan adanya teknologi informasi. Jadi Interface Telematika itu adalah suatu atrubut sensor dari pertemuan sistem jaringan komunikasi dan teknologi informasi yang berhubungan dengan pengoperasian oleh pengguna.
Interface ini, Meliputi :
1. Perangkat yang dipakai untuk mengerjakan sesuatu dan perangkat yang secara tidak langsungmengontrol perangkat lenak.
2. Terdapatnya Piranti input atau Output.
3. Terdapatnya Prosedur Pemakai Perangkat.

Sumber : http://www.total.or.id/info.php?kk=interface

Dari Teknologi yang Terkait Antarmuka Telematika terdapat 6 macam fitur. Fitur-Fitur antara lain :

1. Head Up Display (HUD)

HUD (Head-Up Display) penerbangan merupakan suatu penyajian sistem display yang diproyeksikan pada garis pandang pilot, dan dikullimasikan pada jarak tak hingga. Penggunaan HUD ditujukan untuk membantu pilot dalam menerima informasi dari dua sumber,yaitu dari pemandangan luar pesawat melalui jendela kokpit, maupun dari instrumen display penerbangan. Dengan menggunakan HUD, ketika membaca informasi yang disajikan, pilot tidak perlu memindahkan pandangan dari pemandangan luar. Hal ini dapat menjadi kritis terutama untuk situasi lepas landas maupun pendaratan. Selain iu, HUD dapat digunakan untuk kondisi cuaca buruk, dimana pengguna tidak dapat melihat pemandangan luar dengan jelas. Penyajian simbolisasi pemandangan luar pada format HUD dapat memberikan gambaran yang mendekati
kondisi nyata mengenai posisi pesawat maupun landasan.

Display merupakan perangkat muka dalam menyajiakan informasi pada indera manusia. Karena itu, perancangan suatu sistem display harus mempertimbangkan human factors. Bagian dari human factor yang dikaji dalam perancangan ini adalah segi kemampuan penginderaan dan aspek kognitif manusia. Pertimbangan ini selanjutnya diterjemahkan kedalam perancangan format simbologi yang sesuai. Aspek penginderaan visual digunakan untuk mempersiapkan lingkungan fisik yang dapat menunjangn penggunaan HUD, seperti penempatan HUD yang sesuai dengan sudut pandang mata manusia (pilot), maupun tingkat psikologi digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam perancangan bentuk simbologi yang dipahami pengguna dengan mudah dan sesuai. Dengan pertimbangan human factor ini diharapkan dapat
meningkatkan performansi kerja pilot sehingga dapat menurunkan resiko kesalahan akibat faktor manusia.

Sumber : http://digilib.itb.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=read&id=jbptitbti-gdl-s1-1996-mayasofira-281

2. Tangible User Interface

Sebuah Tangible User Interface (TUI) adalah sebuah antarmuka pengguna di mana orang berinteraksi dengan informasi digital melalui lingkungan fisik. Nama awal Graspable User Interface, yang tidak lagi digunakan.
Salah satu pelopor dalam antarmuka pengguna nyata adalah Hiroshi Ishii, seorang profesor di MIT Media Laboratory yang mengepalai Berwujud Media Group. Pada visi-Nya nyata UIS, disebut Berwujud Bits, adalah memberikan bentuk fisik ke informasi digital, membuat bit secara langsung dimanipulasi dan terlihat. Bit nyata mengejar seamless coupling antara dua dunia yang sangat berbeda dari bit dan atom.
Karakteristik Berwujud User Interfaces
1. Representasi fisik digabungkan untuk mendasari komputasi informasi digital.
2. Representasi fisik mewujudkan mekanisme kontrol interaktif.
3. Representasi fisik perseptual digabungkan untuk secara aktif ditengahi representasi digital.
4. Keadaan fisik terlihat “mewujudkan aspek kunci dari negara digital dari sebuah sistem.
Contoh :
Sebuah contoh nyata adalah Marmer UI Answering Machine oleh Durrell Uskup (1992). Sebuah kelereng mewakili satu pesan yang ditinggalkan di mesin penjawab. Menjatuhkan marmer ke piring diputar kembali pesan atau panggilan terkait kembali pemanggil.
Contoh lain adalah sistem Topobo. Balok-balok dalam LEGO Topobo seperti blok yang dapat bentak bersama, tetapi juga dapat bergerak sendiri menggunakan komponen bermotor. Seseorang bisa mendorong, menarik, dan memutar blok tersebut, dan blok dapat menghafal gerakan-gerakan ini dan replay mereka.
Pelaksanaan lain memungkinkan pengguna untuk membuat sketsa gambar di atas meja sistem dengan pena yang benar-benar nyata. Menggunakan gerakan tangan, pengguna dapat mengkloning gambar dan peregangan dalam sumbu X dan Y akan hanya sebagai salah satu program dalam cat. Sistem ini akan mengintegrasikan kamera video dengan gerakan sistem pengakuan.
Contoh lain adalah logat, pelaksanaan TUI membantu membuat produk ini lebih mudah diakses oleh pengguna tua produk. ‘teman’ lewat juga dapat digunakan untuk mengaktifkan interaksi yang berbeda dengan produk.
Beberapa pendekatan telah dilakukan untuk membangun middleware untuk TUI generik. Mereka sasaran menuju kemerdekaan aplikasi domain serta fleksibilitas dalam hal teknologi sensor yang digunakan. Sebagai contoh, Siftables menyediakan sebuah platform aplikasi yang sensitif menampilkan gerakan kecil bertindak bersama-sama untuk membentuk antarmuka manusia-komputer.
Dukungan kerjasama TUIs harus mengizinkan distribusi spasial, kegiatan asynchronous, dan modifikasi yang dinamis, TUI infrastruktur, untuk nama yang paling menonjol. Pendekatan ini menyajikan suatu kerangka kerja yang didasarkan pada konsep ruang tupel LINDA untuk memenuhi persyaratan ini. Kerangka kerja yang dilaksanakan TUI untuk menyebarkan teknologi sensor pada semua jenis aplikasi dan aktuator dalam lingkungan terdistribusi.

Sumber : http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2009/12/tangible-user-interface/

3. Computer Vision

Computer Vision didefinisikan sebagai salah satu cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari bagaimana komputer dapat mengenali obyek yang diamati/ diobservasi. Cabang ilmu ini bersama Intelijensia Semu (Artificial Intelligence) akan mampu menghasilkan sistem intelijen visual (Visual Intelligence System). Perbedaannya adalah Computer Vision lebih mempelajari bagaimana komputer dapat mengenali obyek yang diamati/ diobservasi. Namun komputer grafika lebih ke arah pemanipulasian gambar (visual) secara digital. Bentuk sederhana dari grafika komputer adalah grafika komputer 2D yang kemudian berkembang menjadi grafika komputer 3D, pemrosesan citra (image processing), dan pengenalan pola (pattern recognition). Grafika komputer sering dikenal juga dengan istilah visualisasi data.
Computer Vision adalah kombinasi antara Pengolahan Citra dan Pengenalan Pola. Pengolahan Citra (Image Processing) merupakan bidang yang berhubungan dengan proses transformasi citra/gambar (image). Proses ini bertujuan untuk mendapatkan kualitas citra yang lebih baik. Sedangkan Pengenalan Pola (Pattern Recognition), bidang ini berhubungan dengan proses identifikasi obyek pada citra atau interpretasi citra. Proses ini bertujuan untuk mengekstrak informasi/pesan yang disampaikan oleh gambar/citra.

Beberapa applikasi yang dihasilkan dari Computer Vision antara lain :
1. Robotic – navigation and control
2. Medical Image Analysis – measurement and interpretation of many types of images
3. Industrial Inspection – measurement, fault checking, process control
4. Optical Character Recognition – text reading
5. Remote Sensing – land use and environmental monitoring
6. Psychology, AI – exploring representation and computation in natural vision

Sumber : http://untara89.blogspot.com/2010/10/definisi-computer-vision.html

4. Browsing Audio Data

Definisi audio data pada interface telematika mempunyai arti metode browsing jaringan yang digunakan untuk browsing video / audio data yang ditangkap oleh sebuah IP kamera.
Jaringan video / audio metode browsing mencakupi langkah-langkah sebagai berikut :
• Menjalankan sebuah program aplikasi komputer lokal untuk mendapatkan kode identifikasi yang disimpan dalam kamera IP
• Transmisi untuk mendaftarkan kode identifikasi ke DDNS ( Dynamic Domain Name Server) oleh program aplikasi
• Mendapatkan kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi sehingga pasangan IP kamera dan kontrol kamera IP melalui kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi
• compile ke layanan server melalui alamat server pribadi sehingga untuk mendapatkan video / audio data yang ditangkap oleh kamera IP, dimana server layanan menangkap video / audio data melalui Internet.

Sumber : http://iranitsuga.wordpress.com/2010/10/29/audio-data/

5. Speech Recognition

Aplikasi Speech Recognition difungsikan untuk mempermudah kinerja kita. Sistem Speech Recognition atau Sistem Pengenalan Ucapan adalah sistem yang berfungsi untuk mengubah bahasa lisan menjadi bahasa tulisan. Masukan sistem adalah ucapan manusia, selanjutnya sistem akan mengidentifikasikan kata atau kalimat yang diucapkan dan menghasilkan teks yang sesuai dengan apa yang diucapkan.
Adapun kesulitan dalam penggunaan sistem speech recognition in, diantaranya pengucapan kalimat atau kata dalam bahasa inggris harus benar, suaranya pun harus keras dan jelas, serta pelafalannya.Karena apabila suara tidak jelas maka perintah yang dijalankan komputer tidak sesuai yang kita inginkan atau salah.
speech recognition adalah suatu pengembangan teknik dan sistem yang memungkinkan komputer untuk menerima masukan berupa kata yang diucapkan. Teknologi ini memungkinkan suatu perangkat untuk mengenali dan memahami kata-kata yang diucapkan dengan cara digitalisasi kata dan mencocokkan sinyal digital tersebut dengan suatu pola tertentu yang tersimpan dalam suatu perangkat. Kata-kata yang diucapkan diubah bentuknya menjadi sinyal digital dengan cara mengubah gelombang suara menjadi sekumpulan angka yang kemudian disesuaikan dengan kode-kode tertentu untuk mengidentifikasikan kata-kata tersebut. Hasil dari identifikasi kata yang diucapkan dapat ditampilkan dalam bentuk tulisan atau dapat dibaca oleh perangkat teknologi sebagai sebuah komando untuk melakukan suatu pekerjaan, misalnya penekanan tombol pada telepon genggam yang dilakukan secara otomatis dengan komando suara.

Sumber : http://dhinarrahmadatun.blog.ugm.ac.id/2010/11/04/speech-recognition/
http://id.wikipedia.org/wiki/Pengenalan_ucapan

6. Speech Synthesis

Speech synthesis merupakan hasil kecerdasan buatan dari pembicaraan manusia. Komputer yang digunakan untuk tujuan ini disebut speech syhthesizer dan dapat diterapkan pada perangkat lunak dan perangkat keras. Sebuah sistem text to speech (TTS) merubah bahasa normal menjadi pembicaraan. Speech synthesis atau pidato sintesis adalah produksi buatan manusia pidato. Sebuah sistem komputer yang digunakan untuk tujuan ini disebut speech synthesizer, dan dapat diimplementasikan dalam perangkat lunak atau perangkat keras. text-to-speech (TTS) sistem bahasa normal mengkonversi teks ke dalam pidato. sistem lain membuat representasi linguistik simbolis seperti transkripsi fonetik bicara.
Pidato buatan dapat dibuat dengan potongan-potongan concatenating pidato yang direkam disimpan dalam database. Sistem berbeda dalam ukuran pidato yang disimpan unit; sebuah sistem yang menyimpan telepon memberikan rentang output terbesar, tapi mungkin kurang jelas. Untuk keperluan khusus domain, yang menyimpan seluruh kata-kata atau kalimat memungkinkan output yang berkualitas tinggi. Atau, synthesizer dapat menggabungkan sebuah model dari sistem vokal dan karakteristik suara manusia lain untuk membuat yang benar-benar “sintetik” output suara. Kualitas synthesizer pidato dinilai oleh kesamaan dengan suara manusia dan kemampuannya untuk dipahami. semua dimengerti text-to-speech program yang memungkinkan orang-orang dengan gangguan visual atau membaca untuk mendengarkan karya-karya tulis di komputer rumah. Banyak sistem operasi komputer termasuk alat bicara sejak awal 1980-an.

Sumber : http://mydelight.co.cc/?p=85