Selasa, 04 Mei 2010

Softskill dan Perilaku Korupsi

softskill adalah keterampilan seseorang yang berhubungan dengan orang lain dan keterampilan dalam mengatur dirinya sendiri yang mampu mengembangkan unjuk kerja secara maksimal. dalam kemampuan suatu softskill harus ada kejujuran, tanggung jawab, berlaku adil, kemampuan bekerjasama, dapat menadaptasi, dapat bekomunikasi dan harus ada kemampuan untuk mengambil keputusan dan memecahkan suatu masalah.

perilaku korupsi terjadi karena khususnya melihat hubungan antara sikap dan perilaku.
korupsi merupakan suatu tindakan dari penyalahgunaan kekuasaan yang telah dipercayai untuk memegang suatu kekuasaan tertinggi untuk memperoleh keuntungan pribadi atau dirinya sendiri. orang-orang yang telah di percaya oleh seseorang yang diatasannya melakukan korupsi karena adanya ketidak bersyukuran atas apa yang seharusnya didapatkan. seseorang yang pernah sekali melakukan korupsi, pasti akan melakukannya secara terus-menerus bila hal tersebut belum terjadinya pemberantasaan korupsi.

Dari softskill dan perilaku korupsi sangatlah berhubungan erat oleh seseorang. seseorang yang melakukan korupsi tidak dapat berfikir panjang, dampak dari apa yang dia lakukan itu salah besar dan dapat merugikan orang banyak. dapat dilahit dari kejujuran seseorang yang paling utama yang harus kita punya, karena bilang kejujuran itu luntur makaseseorang tidak akan percaya kepada anda dan tidak adannya suatu pendirian yang kuat dan tanggung jawab. itu yang paling utama kita jaga agar tidak merugikan rakyat-rakyat yang ada.

Minggu, 02 Mei 2010

Bahaya Tato untuk Tubuh

Memang, sudah sejak lama hingga kini pembuatan tatto semakin digemari. Bukan hanya karena aksesnya yang gampang, biayanya pun relatif terjangkau. Inilah yang kemudian membuat tato semakin populer.

Tidak hanya kaum laki-laki, para perempuan pun marak memasang tatto dengan berbagai alasan. Anda berniat memasang tato juga? Sebelum memutuskan, ada baiknya melihat efeknya terlebih dahulu. Pasalnya, menurut pakar dermatologi, tattoo art juga bisa menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, mulai dari alergi hingga infeksi hepatitis. Berikut beberapa fakta seputar tato sebagai bahan pertimbangan Anda dalam menentukan pilihan

Apa manfaat tato? Pada dasarnya, ada dua alasan utama mengapa orang membuat tattoo art, untuk menggambarkan kepribadian dan keunikan atau menunjukkan keanggotaan dari suatu kelompok. Apakah Anda perlu membuat tato juga? Menurut pakar dermatologi Jonette Keri , MD , PhD., Anda tidak memerlukan tato.

Risiko pembuatan tato

Tato amatir

Jenis ini biasanya dibuat secara pribadi atau oleh teman dengan menusukkan tinta, arang kayu, atau debu ke bawah kulit dengan menggunakan peniti. Biasanya, karena dilakukan pada lingkungan yang kurang bersih dan dengan pigmen yang tidak standar, risiko infeksinya juga lebih besar.

Infeksi

Apapun jenis tatto galery yang Anda gunakan, semuanya memiliki risiko. Risiko yang paling serius adalah infeksi yang bersifat mengancam kehidupan seperti HIV atau hepatitis C. Infeksi ini berasal dari jarum yang tidak bersih. Selain itu, bisa juga menimbulkan infeksi yang memicu penyakit kulit.

Reaksi alergi

Selain infeksi, tatto galery juga bisa menimbulkan alergi akibat pigmen yang digunakan, khususnya pigmen merah. Di samping itu, bisa juga menimbulkan reaksi peradangan dan luka pada jaringan sebagai reaksi terhadap pewarna atau komponen besi yang dimasukkan ke dalam kulit. Kadang-kadang juga bisa menyebabkan dermatitis.

Tato yang bersifat sementara juga berisiko

Pembuatan tato dengan henna merupakan alternatif dari tattoos places permanen. Akan tetapi, bukan berarti tattoos galery ini bebas dari reaksi alergi. Jika hendak menggunakan henna, pastikan Anda tidak menggunan henna hitam atau biru. Warna hitam seringkali nerasal dari aspal cair yang bisa memicu reaksi alergi kronis. Pada dasarnya, henna dari tumbuhan hanya diterima oleh FDA untuk mewarnai rambut, bukan untuk menghias kulit.

Risiko pengangkatan tato

Reaksi alergi

Laser akan memecah pigmen tattoos galery dan meningkatkan risiko alergi. Teknik laser biasanya menimbulkan bekas lepuhan. Tapi, bekas lepuhan ini akan membaik seiring dengan perawatan selanjutnya.

Bekas luka

Tidak semua tattoos places bisa diangkat dengan sempurna. Pemindahan tato dengan laser seringkali menimbulkan goresan bekas luka.

sumber : www.mediaindonesia.com

Rahasia Daun Teh Hijau

Tetap sehat dengan biaya murah! itulah pilihan yang tepat untuk saat ini. Mahalnya harga obat dan biaya perawatan menyebabkan kita mencari alternatif untuk menjaga kondisi tubuh. Salah satu cara alternatif yang bisa Anda lakukan, adalah mengonsumsi teh hijau secara rutin.
Teh (Camellia sinensis) saat ini dibedakan berdasarkan lokasi tumbuhnya. Hal inilah yang menyebabkan dikenalnya beragam teh, seperti; teh Cina, Sri Lanka, Jepang, Indonesia, atau teh Afrika. Teh hijau, seperti juga teh hitam, berasal dari tumbuhan yang sama. Nama dan wujudnya menjadi berbeda karena proses persiapan yang dijalani berbeda.

Teh hijau diproses dengan cara khusus. Setelah dipetik, daun teh akan mengalami pengasapan. Proses ini akan mengeringkan daun teh, namun tidak sampai mengubah warna daun. Kondisi inilah yang menyebabkan air seduhan daun teh tetap terlihat berwarna hijau muda. Proses ini kemudian terbukti dapat mempertahankan berbagai kandungan nutrisi, antara lain zat antioksidan polyphenols pada daun teh.
Ingin tahu apa saja kandungan dalam teh hijau yang begitu menyehatkan bagi tubuh?

1. Antioksidan & polyphenol
Para ilmuwan Jepang percaya bahwa antioksi dan polyphenol yang terdapat dalam teh hijau adalah bahan sangat bermanfaat bagi kesehatan, yaitu mampu mengurangi risiko penyakit jantung, membunuh sel tumor, dan menghambat pertumbuhan sel kanker paru-paru, kanker usus terutama sel kanker kulit. Selain itu kedua zat ini dapat membantu kelancaran proses pencernaan makanan melalui stimulasi peristalsis dan produksi cairan pencernaan.

2. Fluoride
Fluoride tergolong sebagai mineral yang dapat mencegah pertumbuhan karies pada gigi, mencegah radang gusi, dan gigi berlubang.

3. Mangan
Kandungan mangan yang terdapat pada teh hijau dapat membantu penguraian gula menjadi energi sehingga membantu menjaga kestabilan kadar gula dalam darah.

4. Kafein
Kadar kafein yang terkandung dalam teh hijau berbeda dengan kafein yang terkandung dalam kopi. Pada teh hanya terkandung kafein sebanyak 3 - 5%. Jadi jika kita rajin minum teh, maka tubuh dan pikiran akan terasa lebih segar. Kafein berpengaruh positif pada aktivitas mental, dan dapat memperbaiki proses pencernaan makanan dalam lambung. Pencernaan yang baik akan membakar lemak dalam tubuh lebih efisien.

Jika Anda sedang menjalani diet, proses ini membantu usaha untuk mengurangi berat badan. Terlebih lagi jika teh diminum saat perut masih kosong.

5. Tanin
Hasil penelitian terakhir tentang teh hijau menunjukkan bahwa kandungan senyawa golongan tanin yang terkandung dalam teh hijau mampu mencegah dan mengobati gangguan ginjal. Sementara itu daun teh yang masih basah dapat digunakan sebagai kompres kulit yang terkena gigitan serangga, terbakar sinar matahari, atau sebagai penyegar untuk mata yang lelah.

Sayangnya hingga saat ini, belum diketahui seberapa banyak takaran teh hijau yang harus dikonsumsi seseorang agar mendapatkan manfaat teh yang optimal. Namun sangat disarankan agar setidaknya setiap orang meminum satu cangkir teh hijau, baik panas ataupun dingin.

SUMBER DARI : http://www.susukolostrum.com/kiat-kiat/rahasia-teh-hijau.html

Sabtu, 03 April 2010

Pola Hubungan antara Subyek dan Predikat dalam proses Penalaran

Bahasa merupakan suatu pernyataan pikiran atau perasaan seseorang sebagai alat komunikasi antara manusia. Proposisi atau pernyataan berdasarkan bentuk isinya dibedakan antara 3 macam, yakni proposisi tunggal, proposisi kategorik, dan proposisi majemuk. Dari ketiga proposisi tersebut, yang akan dibahas di sini ialah proposisi kategorik, sebab dari proposisi ini dapat terlihat pola hubungan antara subjek dan predikat.

Proposisi kategorik adalah suatu pernyataan yang terdiri atas hubungan dua term sebagai subjek dan predikat serta dapat dinilai benar atau salah. Hubungan ini berbentuk pengiyaan atau pengingkaran. Term adalah ungkapan konsep, ide atau pengertian dalam bentuk kata atau istilah. Konsep sendiri adalah hasil tangkap dari akal.

1. Term sebagai subjek adalah hal yang diterangkan dalam proposisi. Term sebagai subjek berhubungan dengan kuantitas proposisi. Subjek dibedakan antara subjek universal dan subjek partikular. Subjek universal adalah mencakup semua yang dimaksud oleh subjek, subjek partikular adalah hanya mencakup sebagian dari keseluruhan yang disebutkan oleh subjek. Subjek universal dalam pernyataan simbolik disertai dengan kuantor universal, dan subjek partikular dalam pernyataan simbolik disertai dengan kuantor eksistensial.

2. Term sebagai predikat adalah hal yang menerangkan dalam proposisi. Term sebagai predikat selalu berhubungan dengan isinya, dan merupakan kualitas proposisi, yang dibedakan antara predikat afirmatif dan predikat negatif. Predikat afirmatif adalah sifat mengiyakan adanya hubungan predikat dengan subjek, predikat negatif adalah sifat mengingkari adanya hubungan predikat dengan subjek atau sifat meniadakan hubungan subjek dengan predikat.

1. Proposisi Universal Afirmatif

Proposisi universal afirmatif ialah pernyataan bersifat umum yang mengiyakan adanya hubungan subjek dengan predikat, dirumuskan berikut ini : “Semua S adalah P”, bila digambarkan dengan diagram Venn sebagai berikut :



Proposisi ini sama artinya dengan “S yang non P itu tidak ada (kelas kosong)”. Proposisi ini disebut tipe A. Berdasarkan perbandingan luas term, dapat dibedakan atas dua macam: universal afirmatif ekuivalen dan universal afirmatif implikasi.


2. Proposisi Universal Negatif

Proposisi universal negatif ialah pernyataan bersifat umum yang mengingkari adanya hubungan subjek dengan predikat, dirumuskan: “Semua S bukan P”, bila digambarkan dengan diagram Venn sebagai berikut :





Proposisi ini sama artinya: S yang P itu tidak ada (kelas kosong). Proposisi ini disebut tipe E. Proposisi universal negatif berdasarkan perbandingan luas term, hanya ada satu bentuk, yaitu berbentuk eksklusif sehingga lengkapnya disebut universal negatif eksklusif, yaitu pernyataan umum mengingkari yang berarti antara subjek dan predikat tidak ada hubungan, misalnya semua rakyat Indonesia tidak mengikuti ajaran komunis.

3. Proposisi Universal Partikular Afirmatif

Proposisi partikular afirmatif ialah pernyataan bersifat khusus yang mengiyakan adanya hubungan subjek dengan predikat, dirumuskan: “Sebagian S adalah P”, bila digambarkan dengan diagram Venn sebagai berikut :





Proposisi partikular afirmatif berdasarkan perbandingan luas term, dapat dibedakan atas dua macam: partikular afirmatif inklusif dan partikular afirmatif implikasi.

* Proposisi partikular afirmatif inklusif ialah pernyataan khusus mengiyakan yang sebagian subjek merupakan bagian dari predikat, yakni ada anggota subjek yang menjadi bagian predikat dan ada anggota predikat yang menjadi bagian subjek, contoh : Sebagian rakyat Indonesia adalah keturunan asing.
* Proposisi partikular afirmatif implikasi ialah pernyataan khusus mengiyakan yang sebagian dari subjek merupakan suatu predikat, yakni ada sebagian anggota subjek yang menjadi himpunan predikat, misal: Sebagian mahasiswa Universitas Gunadarma adalah warga Depok.

4. Proposisi Universal Partikular Negatif

Proposisi partikular negatif ialah pernyataan bersifat khusus yang mengingkari adanya hubungan subjek dengan predikat, dirumuskan: “Sebagian S bukan P” , bila digambarkan dengan diagram Venn sebagai berikut :






Proposisi partikular negatif berdasarkan perbandingan luas term terdapat dibedakan atas dua macam: partikular negatif inklusif dan partikular negatif implikasi.

Rabu, 31 Maret 2010

Penalaran Induktif

Penalaran Induktif adalah Proses bernalar untuk menarik kesimpulan berupa prinsip atau sikap berlaku khusus untuk mengambil kesimpulan secara umum.

Penalaran ini dibagi 3 :

1. Generalisasi
Generalisasi adalah suatu proses penalaran seara induktif yang didasarkan pada peristiwa atau fakta yang memiliki kebanaran dapat mewakili suatu bagian dan tanpa pengecualian.

Contoh :
a. Suadara perempuan saya menabrak seorang anak kecil didepan rumah kemarin.
b. Ketika kebali dari belanda nyonya aline nabrak pintu garasinya.
c. Tiang lampu dipanggir jalan itu tumbang ditabrak oleh seorang gadis yang mengendarai sedan merah.

2. Analogi adalah suatu proses bernalar secara induktif dengan cara membandingkan 2 hal berbeda namun memiliki persamaan bentuk dan fungsi.

Contoh :
Ular, buaya, Cicak dan sebagainya termasuk jenis hewan melata sebagaimana jenis binatang lain binatang-binatang tersebut memerlukan air begitu juga tumbuh-tumbuhan. misalnya, bunga, kelapa sawo dan karet. manusia sangat membutuhkan air manusia tumbuh-tumbuhan dan binatang sangat membutuhkan air.

3. Kausal adalah suatu berproses berbnalar secara induktif yang mana peristiwa - peristiwa ketergantungan apabila yang satu sebagai akibat dan yang lain sebagai sebab.

contoh :
Banjir yang berlangsung hanya berlangsung kurang lebih 4 jam itu menelan puluhan korban jiwa dan harta. daerah yang selama ini tidak pernah dilanda banjir kini terkena banjir. Tanggul kokoh dengan bangunan beton itu bobol beberapa meter dan air tidak mengenal ampun.
Pola pengembangan hubungan makna pada paragraf diatas adalah sebab akibat

Pola Penalaran Deduktif

Suatu proses penalaran yang didasarkan pada prinsif, hukum pernyatan secara hukum untuk mengambil kesimpulan secara khusus.

Penalaran secara deduktif kita dapat menarik kesimpulan :

1. Kesimpulan dari satu premis
2. Kesimpulan dari dua Premis

Keterangan:
Premis adalah Suatu pernyataan yang dijadikan dasar untuk menggambarkan kesimpulan.
Penalaran merupakan suatu proses menghubungkan daa sehingga sampai pada kesimpulan.

1. Menarik kesimpulan dari satu premis
Premis : Setiap bujur sangkar pastilah persegi empat yang keempat sisinya sama panjang.

Kesimpulan :
a. Bujur sangkar pastilah persegiempat, tetapi tidak semua segiempat adalah bujur sangkar.
b. Persegi empat bukanlah bujur sangkar,bila keempat sudutnya bukan 90 derajat.
c. bujur sangkar merupakan persegi empat yang memiliki simetri lipat.
d. Bujur sangkar memiliki 2 garis diagonal yang membelah sama besar.

2. Menarik kesimpulan dari dua premis
a. premis I (p1) : semua profesor pandai
Premis II (p2) : pak ahmad adalah Profesor
Kesimpulan : Pak Ahmad pandai
b. Premis I (p1) : Semua manusia pernah lupa
Premis II (p2) : Mahasiswa adalah manusia
Kesimpulan : Manusia pernah lupa

Syarat-syarat penalaran deduktif
1.premis benar
2.penalaran benar

Kesimpulan yang kita ambil kadang kata idak dapat dipercaya apabila :

1. premis benar penalaran salah kesimpulan tidak dapat dipercaya.
p1 : Surabaya lebih besar dari pada jakarta (B)
p2 : Jayapura lebih besar dari pada jakarta (B)
K : Jayapura dan Surabaya sama besarnya ( ? )

2. Premis salah Penalaran benar Kesimpulan tidak dapat dipercaya
p1 : Semua orangtua bijaksana (?)
p2 : Ayahmu adalah orang tua (B)
K : Ayahmu bijaksana ( ? )

3. Premis Benar penalaran salah kesimpulan tak dapat dipercaya.
p1 : Orang yang berrambut panjang adalah gadis (B)
p2 : Pemuda berambut gondrong (?)
K : Pemuda adalah gadis (?)

Senin, 22 Maret 2010

Jangan Mengulangi kesalahan yang Sama

Apa gunanya bila kita selalu mengulangi kesalahan yang sama. Bila orang itu berkat "Tolong maafkan aku", Maafin saya say","Maaf saya tidak akan mengulanginya lagi" ternyata dia selalu mengulangi kesalahan tersebut. Bila kita ingin meminta maaf kepada seseorang, terlebih dahulu kita harus mengetahui kesalahan kita itu apa. Jangn dengan ucapan saja kita meminta maaf tapi engan kelakuan juga. Percuma berjanji tapi tidak di tepati. Hanya " Berjanji Berjnaji Dan Berjanji" tapi perubahan itu NIHIL itupun 0. dari hal itu kita juga sudah bisa menyikapinya bagaimana orang tersebut atau sifat na seperti apa dan percuma juga kita meminta maaf tapi kita tidak bisa tau apa kesalahan kita sebenernya. Bila meminta maaf itu juga membuat kita menjadi jenuh karena tidak bisa terlihat perubahan itu.

Cara mengetahui bila orang itu tidak akan mengulangi kesalahan yang sama :

Tidak ada kata " Berjanji " saja.
Orang tersebut Harus tau kesalahannya apa.
Apa yang telah kita lakukan, dimana kesalahannya, apa yang harus ita per buat.
Jangan selalu mengulangi hal-hal tersebut ber ulang-ulang.

Memang sulit untuk melakukan perubahan secara drastis tapi kita bisa lakukan dengan perlahan-lahan tapi pasit dan terlihat perubahan itu.