Kamis, 04 November 2010

TEKNOLOGI YANG TERKAIT ANTAR MUKA TELEMATIKA

Sebelum kita membahas Teknologi yang terkait antar muka telematika, alangkah baiknya kita membahas tentang Interface (antarmuka) terlebih dahulu. Interface adalah Suatu Penghubung antara dua sistem atau alat. Media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem lainnya dari penghubung tersebut terdapat suatu layanan dimana disediakan sistem operasi yang mempunyai sarana interaksi antara pengguna dengan sistem operasi. Antarmuka (interface) merupakan komponen sistem operasi yang bersentuhan langsung dengan pengguna. Untuk Penjelasan Telematika di artikan sebagai singkatan dari Tele = Telekomunikasi, ma= Multimedia, dan tika= Informatika. Telematika itu adalah sebuah bagian yang tak terpisahkandari kehidupan manusia, bahkan menjadi komoditas industry, bisnis informasi, media, dan telekomunikasi. Secara umum telematika bertemu di sistem jaringan komunikasi dengan adanya teknologi informasi. Jadi Interface Telematika itu adalah suatu atrubut sensor dari pertemuan sistem jaringan komunikasi dan teknologi informasi yang berhubungan dengan pengoperasian oleh pengguna.
Interface ini, Meliputi :
1. Perangkat yang dipakai untuk mengerjakan sesuatu dan perangkat yang secara tidak langsungmengontrol perangkat lenak.
2. Terdapatnya Piranti input atau Output.
3. Terdapatnya Prosedur Pemakai Perangkat.

Sumber : http://www.total.or.id/info.php?kk=interface

Dari Teknologi yang Terkait Antarmuka Telematika terdapat 6 macam fitur. Fitur-Fitur antara lain :

1. Head Up Display (HUD)

HUD (Head-Up Display) penerbangan merupakan suatu penyajian sistem display yang diproyeksikan pada garis pandang pilot, dan dikullimasikan pada jarak tak hingga. Penggunaan HUD ditujukan untuk membantu pilot dalam menerima informasi dari dua sumber,yaitu dari pemandangan luar pesawat melalui jendela kokpit, maupun dari instrumen display penerbangan. Dengan menggunakan HUD, ketika membaca informasi yang disajikan, pilot tidak perlu memindahkan pandangan dari pemandangan luar. Hal ini dapat menjadi kritis terutama untuk situasi lepas landas maupun pendaratan. Selain iu, HUD dapat digunakan untuk kondisi cuaca buruk, dimana pengguna tidak dapat melihat pemandangan luar dengan jelas. Penyajian simbolisasi pemandangan luar pada format HUD dapat memberikan gambaran yang mendekati
kondisi nyata mengenai posisi pesawat maupun landasan.

Display merupakan perangkat muka dalam menyajiakan informasi pada indera manusia. Karena itu, perancangan suatu sistem display harus mempertimbangkan human factors. Bagian dari human factor yang dikaji dalam perancangan ini adalah segi kemampuan penginderaan dan aspek kognitif manusia. Pertimbangan ini selanjutnya diterjemahkan kedalam perancangan format simbologi yang sesuai. Aspek penginderaan visual digunakan untuk mempersiapkan lingkungan fisik yang dapat menunjangn penggunaan HUD, seperti penempatan HUD yang sesuai dengan sudut pandang mata manusia (pilot), maupun tingkat psikologi digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam perancangan bentuk simbologi yang dipahami pengguna dengan mudah dan sesuai. Dengan pertimbangan human factor ini diharapkan dapat
meningkatkan performansi kerja pilot sehingga dapat menurunkan resiko kesalahan akibat faktor manusia.

Sumber : http://digilib.itb.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=read&id=jbptitbti-gdl-s1-1996-mayasofira-281

2. Tangible User Interface

Sebuah Tangible User Interface (TUI) adalah sebuah antarmuka pengguna di mana orang berinteraksi dengan informasi digital melalui lingkungan fisik. Nama awal Graspable User Interface, yang tidak lagi digunakan.
Salah satu pelopor dalam antarmuka pengguna nyata adalah Hiroshi Ishii, seorang profesor di MIT Media Laboratory yang mengepalai Berwujud Media Group. Pada visi-Nya nyata UIS, disebut Berwujud Bits, adalah memberikan bentuk fisik ke informasi digital, membuat bit secara langsung dimanipulasi dan terlihat. Bit nyata mengejar seamless coupling antara dua dunia yang sangat berbeda dari bit dan atom.
Karakteristik Berwujud User Interfaces
1. Representasi fisik digabungkan untuk mendasari komputasi informasi digital.
2. Representasi fisik mewujudkan mekanisme kontrol interaktif.
3. Representasi fisik perseptual digabungkan untuk secara aktif ditengahi representasi digital.
4. Keadaan fisik terlihat “mewujudkan aspek kunci dari negara digital dari sebuah sistem.
Contoh :
Sebuah contoh nyata adalah Marmer UI Answering Machine oleh Durrell Uskup (1992). Sebuah kelereng mewakili satu pesan yang ditinggalkan di mesin penjawab. Menjatuhkan marmer ke piring diputar kembali pesan atau panggilan terkait kembali pemanggil.
Contoh lain adalah sistem Topobo. Balok-balok dalam LEGO Topobo seperti blok yang dapat bentak bersama, tetapi juga dapat bergerak sendiri menggunakan komponen bermotor. Seseorang bisa mendorong, menarik, dan memutar blok tersebut, dan blok dapat menghafal gerakan-gerakan ini dan replay mereka.
Pelaksanaan lain memungkinkan pengguna untuk membuat sketsa gambar di atas meja sistem dengan pena yang benar-benar nyata. Menggunakan gerakan tangan, pengguna dapat mengkloning gambar dan peregangan dalam sumbu X dan Y akan hanya sebagai salah satu program dalam cat. Sistem ini akan mengintegrasikan kamera video dengan gerakan sistem pengakuan.
Contoh lain adalah logat, pelaksanaan TUI membantu membuat produk ini lebih mudah diakses oleh pengguna tua produk. ‘teman’ lewat juga dapat digunakan untuk mengaktifkan interaksi yang berbeda dengan produk.
Beberapa pendekatan telah dilakukan untuk membangun middleware untuk TUI generik. Mereka sasaran menuju kemerdekaan aplikasi domain serta fleksibilitas dalam hal teknologi sensor yang digunakan. Sebagai contoh, Siftables menyediakan sebuah platform aplikasi yang sensitif menampilkan gerakan kecil bertindak bersama-sama untuk membentuk antarmuka manusia-komputer.
Dukungan kerjasama TUIs harus mengizinkan distribusi spasial, kegiatan asynchronous, dan modifikasi yang dinamis, TUI infrastruktur, untuk nama yang paling menonjol. Pendekatan ini menyajikan suatu kerangka kerja yang didasarkan pada konsep ruang tupel LINDA untuk memenuhi persyaratan ini. Kerangka kerja yang dilaksanakan TUI untuk menyebarkan teknologi sensor pada semua jenis aplikasi dan aktuator dalam lingkungan terdistribusi.

Sumber : http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2009/12/tangible-user-interface/

3. Computer Vision

Computer Vision didefinisikan sebagai salah satu cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari bagaimana komputer dapat mengenali obyek yang diamati/ diobservasi. Cabang ilmu ini bersama Intelijensia Semu (Artificial Intelligence) akan mampu menghasilkan sistem intelijen visual (Visual Intelligence System). Perbedaannya adalah Computer Vision lebih mempelajari bagaimana komputer dapat mengenali obyek yang diamati/ diobservasi. Namun komputer grafika lebih ke arah pemanipulasian gambar (visual) secara digital. Bentuk sederhana dari grafika komputer adalah grafika komputer 2D yang kemudian berkembang menjadi grafika komputer 3D, pemrosesan citra (image processing), dan pengenalan pola (pattern recognition). Grafika komputer sering dikenal juga dengan istilah visualisasi data.
Computer Vision adalah kombinasi antara Pengolahan Citra dan Pengenalan Pola. Pengolahan Citra (Image Processing) merupakan bidang yang berhubungan dengan proses transformasi citra/gambar (image). Proses ini bertujuan untuk mendapatkan kualitas citra yang lebih baik. Sedangkan Pengenalan Pola (Pattern Recognition), bidang ini berhubungan dengan proses identifikasi obyek pada citra atau interpretasi citra. Proses ini bertujuan untuk mengekstrak informasi/pesan yang disampaikan oleh gambar/citra.

Beberapa applikasi yang dihasilkan dari Computer Vision antara lain :
1. Robotic – navigation and control
2. Medical Image Analysis – measurement and interpretation of many types of images
3. Industrial Inspection – measurement, fault checking, process control
4. Optical Character Recognition – text reading
5. Remote Sensing – land use and environmental monitoring
6. Psychology, AI – exploring representation and computation in natural vision

Sumber : http://untara89.blogspot.com/2010/10/definisi-computer-vision.html

4. Browsing Audio Data

Definisi audio data pada interface telematika mempunyai arti metode browsing jaringan yang digunakan untuk browsing video / audio data yang ditangkap oleh sebuah IP kamera.
Jaringan video / audio metode browsing mencakupi langkah-langkah sebagai berikut :
• Menjalankan sebuah program aplikasi komputer lokal untuk mendapatkan kode identifikasi yang disimpan dalam kamera IP
• Transmisi untuk mendaftarkan kode identifikasi ke DDNS ( Dynamic Domain Name Server) oleh program aplikasi
• Mendapatkan kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi sehingga pasangan IP kamera dan kontrol kamera IP melalui kamera IP pribadi alamat dan alamat server pribadi
• compile ke layanan server melalui alamat server pribadi sehingga untuk mendapatkan video / audio data yang ditangkap oleh kamera IP, dimana server layanan menangkap video / audio data melalui Internet.

Sumber : http://iranitsuga.wordpress.com/2010/10/29/audio-data/

5. Speech Recognition

Aplikasi Speech Recognition difungsikan untuk mempermudah kinerja kita. Sistem Speech Recognition atau Sistem Pengenalan Ucapan adalah sistem yang berfungsi untuk mengubah bahasa lisan menjadi bahasa tulisan. Masukan sistem adalah ucapan manusia, selanjutnya sistem akan mengidentifikasikan kata atau kalimat yang diucapkan dan menghasilkan teks yang sesuai dengan apa yang diucapkan.
Adapun kesulitan dalam penggunaan sistem speech recognition in, diantaranya pengucapan kalimat atau kata dalam bahasa inggris harus benar, suaranya pun harus keras dan jelas, serta pelafalannya.Karena apabila suara tidak jelas maka perintah yang dijalankan komputer tidak sesuai yang kita inginkan atau salah.
speech recognition adalah suatu pengembangan teknik dan sistem yang memungkinkan komputer untuk menerima masukan berupa kata yang diucapkan. Teknologi ini memungkinkan suatu perangkat untuk mengenali dan memahami kata-kata yang diucapkan dengan cara digitalisasi kata dan mencocokkan sinyal digital tersebut dengan suatu pola tertentu yang tersimpan dalam suatu perangkat. Kata-kata yang diucapkan diubah bentuknya menjadi sinyal digital dengan cara mengubah gelombang suara menjadi sekumpulan angka yang kemudian disesuaikan dengan kode-kode tertentu untuk mengidentifikasikan kata-kata tersebut. Hasil dari identifikasi kata yang diucapkan dapat ditampilkan dalam bentuk tulisan atau dapat dibaca oleh perangkat teknologi sebagai sebuah komando untuk melakukan suatu pekerjaan, misalnya penekanan tombol pada telepon genggam yang dilakukan secara otomatis dengan komando suara.

Sumber : http://dhinarrahmadatun.blog.ugm.ac.id/2010/11/04/speech-recognition/
http://id.wikipedia.org/wiki/Pengenalan_ucapan

6. Speech Synthesis

Speech synthesis merupakan hasil kecerdasan buatan dari pembicaraan manusia. Komputer yang digunakan untuk tujuan ini disebut speech syhthesizer dan dapat diterapkan pada perangkat lunak dan perangkat keras. Sebuah sistem text to speech (TTS) merubah bahasa normal menjadi pembicaraan. Speech synthesis atau pidato sintesis adalah produksi buatan manusia pidato. Sebuah sistem komputer yang digunakan untuk tujuan ini disebut speech synthesizer, dan dapat diimplementasikan dalam perangkat lunak atau perangkat keras. text-to-speech (TTS) sistem bahasa normal mengkonversi teks ke dalam pidato. sistem lain membuat representasi linguistik simbolis seperti transkripsi fonetik bicara.
Pidato buatan dapat dibuat dengan potongan-potongan concatenating pidato yang direkam disimpan dalam database. Sistem berbeda dalam ukuran pidato yang disimpan unit; sebuah sistem yang menyimpan telepon memberikan rentang output terbesar, tapi mungkin kurang jelas. Untuk keperluan khusus domain, yang menyimpan seluruh kata-kata atau kalimat memungkinkan output yang berkualitas tinggi. Atau, synthesizer dapat menggabungkan sebuah model dari sistem vokal dan karakteristik suara manusia lain untuk membuat yang benar-benar “sintetik” output suara. Kualitas synthesizer pidato dinilai oleh kesamaan dengan suara manusia dan kemampuannya untuk dipahami. semua dimengerti text-to-speech program yang memungkinkan orang-orang dengan gangguan visual atau membaca untuk mendengarkan karya-karya tulis di komputer rumah. Banyak sistem operasi komputer termasuk alat bicara sejak awal 1980-an.

Sumber : http://mydelight.co.cc/?p=85

Minggu, 10 Oktober 2010

Perkembangan Telematika sekarang ini

Nama kelompok :

1. Wahyuni

2. Wella (11107752)

3. Yohanes Richard Marpaung (11107955)

4. Yuli yanti (11107822)

5. Yuliani Dwi Putri (11107826)

Perubahan telematika sekarang ini sangat melesat, dikehidupan manusia. Kemampuan dalam berpikir dan berinteraksi mempunyai suatu peradaban manusia. Untuk sekarang ini memang sering di perbincangkan tentang Telematika, tetapi bagi di Negara kita telematika masih jauh tertinggal oleh Negara-Negara lainnya. Cina, Jepang, siangpure dan lain-lainya Negara tersebut sangat memahami tentang telematika. Sementara itu di Indonesia sekarang ini, sedang mengembangkan prasarana telematika-telematika yang menghubungkan prasarana informasi dan telekomunikasi tersebut.

Telematika sekarang ini, Merupakan suatu perwujudan telekomunikasi dan informatika yang semakin nyata dan berperan dalam kehidupan kita. Hal tersebut dapat dapat dilihat dari pergerakan-pergerakan kemampuan manusia dalam berinteraksi. Kemajuan telematika itu juga, sudah berkembang di sistem komunikasi kabel laut setelah beberapa tahun ini. Sistem ini menghubungkan pulau jawa dan Kalimantan. Dengan adanya telematika sekarang ini, masyarakat telah menidentifikasi keberbagai sector baik di pemerintah maupun disektor swasta yang menyangkut masyarakat umum.

Dari suatu perwujudan Telekomunikasi dan informatika, merupakan suatu konsep dari kumputer dan komunikasi. Dalam Perkembangannya istilah telematikan itu terdapat dalam Multimedia Karena Multimedia ini saling berkesinabungan dengan sistem komputer untuk mengolah suatu informasi. Memang secara Garis besar Telematika, Sistem Informasi, Multimedia mempunyai suatu keterkaitan dan saling memenuhi satu sama lain.

Keuntungan dari Telematika itu sendiri, Dapat memecahkan masalah-masalah yang kita hadapi yang berhubungannya dengan internet, photo yang diubah bentuknya, melihat kejelasan video-video dan lain-lainnya. Ahli telematika ini, tentu saja yaitu meningkatkan efisiensi kerja terutama dalam segi bisnis dan pemerintahan yang terkait dalam segi bisnis.

Seiring dengan populernya sekarang ini Telematika, seakan- akan telematika mempunyai dunia baru dalam pekerjaan. Suatu khayalan tentang adanya teknologi telekomunikasi dan informatika. Dapat digarisbawahi, bahwa Telematika itu suatu keberadaan informasi dan komunikasi yang dalam konteksnya dapat di lakukan secara elektronik tetapi telematika paling tepat digunakan karena lebih memperlihatkan hakekat keberadaanya dan layak untuk digunakan sebagai definisi gunanya melakukan pengkajian hukum dalam perkembangan telekomunikasi sekarang ini.

Di Indonesia, perkembangan telematika mengalami tiga periode. Periode Pertama adalah periode rintisan yang berlangsung akhir tahun 1970-an sampai dengan tahun 1980-an. Periode kedua disebut Periode pengenalan, yang berlangsung sejak tahun 1990-an, dan yang terakhir adalah periode aplikasi. Periode ketiga ini dimulai tahun 2000. Telematika sudah merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia, bahkan menjadi komoditas industri, bisnis informasi, media dan telekomunikasi.

Perubahan (kemajuan) dalam teknologi telematika telah mentransformasikan pola ekonomi, pola hidup dan cara melakukan bisnis secara signifikan, Pemanfaatan internet dalam e-Business secara nyata dapat menekan biaya transaksi bisnis dan memberikan kemudahan dalam melakukan diversifikasi kebutuhan Pemanfaatan internet dalam e-Government juga telah terbukti dapat meningkatkan kinerja pemerintah didalam penyediaan informasi dan penyelenggaraan layanan kepemerintahan kepada masyarakat dan kalangan bisnis.

CONTOH FITUR PADA ANTARMUKA TELEMATIKA

Pengertian antarmuka ( interface) adalah salah satu layanan yang disediakan sistem operasi sebagai sarana interaksi antara pengguna dengan sistem operasi. Contoh user interface TELEMATIKA berbasis grafis (GUI) pada windows XP disebut Lunar. sedangkan pada windows vista disebut Aero. Aero adalah fitur grafik yang jauh lebih “memikat” dengan aplikasi yang baru (seperti halnya Windows Calendar, Pada masa itu terjalin hubungan timbal balik yang saling The interface is spartan and the graphics less impressive, but Fitur pembuat presentasi, Glide Presenter, menawarkan

Salah satu fitur yg terdapat pada interface telematika antara lain : Gimp – aplikasi open source yang dikembangkan sebagai varian dari Adobe Photoshop, menjadi leader di bawah platform sistem operasi Linux. Dilengkapi dengan fitur-fitur Pada saat ini informasi sudah banyak berkembang sedemikian rupa, hanya saja harus adanya dukungan teknologi. Teknologi telematika yang telah berkembang sehingga mampu menyampaikan suatu informasi.

CONTOH TEKNOLOGI TELEMATIKA

Telematika merupakan salah satu hasil dari perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat pada masa ini. Kata telematika adalah kata yang diserap dari bahasa Prancis yaitu “telematique”. Yang pertama kali memperkenalkan kata ini adalah penulis buku berjudul “L’informatisation de la Societe” yaitu Simon Nora dan alain Minc pada tahun 1978. Istilah telematika dari segi hukum adalah perkembangan sistem elektronik berbasis digital antara teknologi informasi dan media yang awalnya masing – masing berkembang secara terpisah. Terdapat banyak sekali pendapat mengenai pemahaman definisi dari istilah telematika, namun saya dapat mengambil kesimpulan bahwa dalam perkembangannya, layanan teknologi telematika ini telah menggunakan kecepatan dan jangkauan transmisi energi elektromagnetik, sehingga sejumlah besar informasi dapat ditransmisikan dengan jangkauan, menurut keperluan, sampai seluruh dunia. menurut saya penggunaan layanan telematika di indonesia ini masih belum maksimal. contoh layanan telematika seperti teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System).

Dibawah ini contoh-contoh dari teknologi telematika :

  1. E-government

E-goverment dihadirkan dengan maksud untuk administrasi pemerintahan secara elektronik. Di Indonesia ini, sudah ada suatu badan yang mengurusi tentang telematika, yaitu Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI). TKTI mempunyai tugas mengkoordinasikan perencanaan dan mempelopori program aksi dan inisiatif untuk menigkatkan perkembangan dan pendayagunaan teknologi telematika di Indonesia, serta memfasilitasi dan memantau pelaksanaannya. Tim tersebut memiliki beberapa terget. Salah satu targetnya adalah pelaksanaan pemerintahan online atau e-goverment dalam bentuk situs/web internet. Dengan e-goverment, pemerintah dapat menjalankan fungsinya melalui sarana internet yang tujuannya adalah memberi pelayanan kepada publik secara transparan sekaligus lebih mudah, dan dapat diakses (dibaca) oleh komputer dari mana saja. E-goverment juga dimaksudkan untuk peningkatan interaksi, tidak hanya antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga antar sesama unsur pemerintah dalam lingkup nasional, bahkan intrernasional. Pemerintahan tingkat provinsi sampai kabupaten kota, telah memiliki situs online. Contohnya adalah DPR, DKI Jakarta, dan Sudin Jaksel. Isi informasi dalam e-goverment, antara lain adalah profil wilayah atau instansi, data statistik, surat keputusan, dan bentuk interaktif lainnya.

  1. E-commerce
    Prinsip e-commerce tetap pada transaksi jual beli. Semua proses transaksi perdagangan dilakukan secara elektronik. Mulai dari memasang iklan pada berbagai situs atau web, membuat pesanan atau kontrak, mentransfer uang, mengirim dokumen, samapi membuat claim. Luasnya wilayah e-commerce ini, bahkan dapat meliputi perdagangan internasional, menyangkut regulasi, pengiriman perangkat lunak (soft ware), perbankan, perpajakan, dan banyak lagi. E-commerce juga memiliki istilah lain, yakni e-bussines. Contoh dalam kawasan ini adalah toko online, baik itu toko buku, pabrik, kantor, dan bank (e-banking). Untuk yang disebut terakhir, sudah banyak bank yang melakukan transaksi melalui mobile phone, ATM (Automatic Teller Machine – Anjungan Tunai Mandiri) , bahkan membeli pulsa.

  1. E-learning

Globalisasi telah menghasilkan pergeseran dalam dunia pendidikan, dalri pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka. Di Indonesia sudah berkembang pendidikan terbuka dengan modus belajar jarah jauh (distance lesrning) dengan media internet berbasis web atau situs. Kenyataan tersebut dapat dimungkinkan dengan adanya teknologi telematika, yang dapat menghubungkan guru dengan muridnya, dan mahasiswa dengan dosennya. Melihat hasil perolehan belajar berupa nilai secara online, mengecek jadwal kuliah, dan mengirim naskah tugas, dapat dilakukan. Peranan web kampus atau sekolagh termasuk cukup sentral dalam kegiatan pembelajaran ini. Selain itu, web bernuansa pendidikan non-institusi, perpustakaan online, dan interaksi dalam group, juga sangatlah mendukung. Selain murid atau mahasiswa, portal e-learning dapat diakses oleh siapapun yang memerlukan tanpa pandang faktor jenis usia, maupun pengalaman pendidikan sebelumnya[16]. Hampir seluruh kampus di Indonesia, dan beberapa Sekolah Menegah Atas (SMA), telah memiliki web. Di DKI Jakarta, proses perencanaan pembelajaran dan penilaian sudah melalui sarana internet yang dikenal sebagai Sistem Administrasi Sekolah (SAS) DKI, dan ratusan web yang menyediakan modul-modul belajar, bahan kuliah, dan hasil penelitian tersebar di dunia internet. Bentuk telematika lainnya masih banyak lagi, antara lain ada e-medicine, e-laboratory, e-technology, e-research, dan ribuan situs yang memberikan informasi sesuai bidangnya. Di luar berbasis web, telematika dapat berwujud hasil dari kerja satelit, contohnya ialah GPS (Global Position System), atau sejenisnya seperti GLONAS dan GALILEO, Google Earth, 3G, dan kini 4G, kompas digital, sitem navigasi digital untuk angkutan laut dan udara, serta teleconference.

Berdasarkan layanan telematika di bidang komunikasi


Dalam layanan telematika di bidang komunikasi adalah layanan dial up ke Internet maupun semua jenis jaringan yang didasarkan pada sistem telekomunikasi untuk mengirimkan data. Internet sendiri merupakan salah satu contoh telematika. Contoh lainnya, sekarang semua orang sudah mempunyai handphone, dan semakin hari semakin pesat perkembangan teknologinya, dan semakin memudahkan para penggunanya untuk mendapatkan informasi secara langsung baik itu dari sms maupun push email yg lagi booming-nya di Indonesia akibat pasar handphone blackberry atau sekedar browsing dengan menggunakan wifi ataupun WAP.

Jenis Video Conference
Jenis video conference berdasarkan hubungan diantara pemakainya dapat dibagi menjadi tiga bagian :
1. Real Time Colaboration Multiparty Conferencing, merupakan sarana hubungan konferensi yang seketika dengan resolusi yang baik dan interaktif.
2. Active Participation Users, hubungan yang terjadi diantara pemakai dengan jaringan komputer atau basis data, merupakan konferensi yang seketika dengan resolusi yang baik dan interaktif.
3. Passive Participation Users, keikutsertaan pemakai bersifat pasif dan memerlukan hubungan yang seketika dan interaktif.


Penjelasan mengenai teknologi interface telematika
1. Head Up Display (HUD)


HUD merupakan sebuah tampilan transparan yang menyajikan data tanpa perlu meminta pengguna untuk melihat dari sudut pandang biasanya. Awalnya Head up Display ini dikembangkan untuk penerbangan militer tetapi sekarang sudah digunakan dalam pesawat terbang komersil, mobil dan aplikasi lainnya. Sebuah HUD tetap mengharuskan pengguna untuk melihat elemen layar pada badan pesawat maupun chasis kendaraan. Sistem menentukan gambar yang akan disajikan tergantung pada orientasi kendaraan. Helmet Mounted Displays (HMD) merupakan bentuk teknis dari HUD yang menampilkan elemen tampilan bergerak dengan orientasi kepala pengguna terhadap badan pesawat. Salah satu contoh pesawat tempur modern yang menggunakan HUD dan HMD adalah F/A-18, F-22, Eurofighter.

Faktor-faktor dalam merancang Head Up Display :
• Bidang penglihatan
• Eyebox
• Terang / kontras
• Menampilkan akurasi
• Instalasi

2. Tangible User Interface


Tangible User Interface merupakan sebuah antarmuka pengguna dimana orang berinteraksi dengan informasi digital melalui lingkungan fisik. Pelopornya adalah Hiroshi Ishii, seorang profesor di MIT Media Laboratory.

Karakteristik :
1. Representasi fisik digabungkan untuk mendasari komputasi informasi digital.
2. Representasi fisik mewujudkan mekanisme kontrol interaktif.
3. Representasi fisik perseptual digabungkan untuk secara aktif ditengahi representasi digital.
4. Keadaan fisik terlihat “mewujudkan aspek kunci dari negara digital dari sebuah sistem.


3. Computer Vision


Computer Vision berkaitan dengan teori untuk membangun sistem buatan yang memperoleh informasi dari gambar. Data gambar dapat mengambil banyak bentuk, seperti urutan video, dilihat dari beberapa kamera, atau multi-dimensi data dari scanner medis.

Contoh aplikasi visi komputer mencakup sistem untuk :
1. Pengendalian proses misalnya sebuah robot industri atau kendaraan otonom.
2. Mendeteksi peristiwa misalnya, untuk pengawasan visual atau orang menghitung.
3. Mengorganisir informasi misalnya, untuk pengindeksan database foto dan gambar.
4. Modeling benda atau lingkungan misalnya, industri inspeksi, analisis gambar medis.
5. Interaksi misalnya sebagai input ke perangkat untuk interaksi manusia komputer.
Sub-domain computer vision termasuk adegan rekonstruksi, event detektion, pelacakan video, pengenalan obyek, learning, pengindeksan, gerak estimasi, dan gambar restorasi.


4. Speech recognition


Speech recognition atau yang dikenal juga sebagai pengenalan suara otomatis bekerja dengan mengkonversi kata yang diucapkan dengan teks. Pengenalan suara adalah sebuah sistem yang dilatih untuk pengguna tertentu sehingga seseorang dapat mengakui ucapan mereka berdasarkan suara vokal mereka yang unik.

Aplikasi speech recognition diantaranya :
- “Call home”
- “call routing”
- “domotic appliance control and content-based spoken audio search”
- entri data sederhana (misalnya memasukkan nomor kartu kredit)
- penyusunan dokumen terstruktur (misalnya sebuah laporan radiologi)
- pidato-untuk-pengolahan teks (misalnya pengolah kata atau email)
- dalam pesawat terbang cockpits ( biasanya disebut Direct Voice Input)

Contoh Penerapan Speech Recognition dalam medis :
Front-End SR adalah tempat penyedia perintah ke mesin pengenalan ucapan, kata-kata yang dikenali ditampilkan tepat setelah mereka berbicara.
Back-End SR adalah penyedia perintah ke sistem dikte digital, dan suara yang disalurkan melalui pidato mesin pengakuan dan rancangan dokumen yang dikenali disalurkan bersama-sama dengan suara asli file.

5.Speech synthesis

Speech synthesis merupakan sebuah sistem komputer yang digunakan untuk tujuan pidato synthesizer, dan dapat diimplementasikan dalam perangkat lunak atau perangkat keras.

Sistem bahasa A text-to-speech (TTS) normal mengkonversi teks ke dalam pidato. Synthesized speech dapat dibuat dengan potongan-potongan concatenating pidato yang direkam dan disimpan dalam database. Kualitas Synthesized speech dinilai melalui kesamaan dengan suara manusia. Program text-to-speech memungkinkan orang-orang dengan gangguan visual atau cacat dalam membaca untuk mendengarkan karya-karya tulis.

Sumber :

http://wigatiputri.wordpress.com/2010/01/01/contoh-fitur-pada-antarmuka-telematika/

http://nurulaini.com/?p=77

http://teknologitelematika.blogspot.com/2010/01/contoh-contoh-teknologi-telematika.html

Kamis, 10 Juni 2010

Keamanan Jaringan Komputer

VIRUS

Virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. Virus komputer dapat dianalogikan dengan virus biologis yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup. Virus komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.

Cara Kerjanya :
Virus komputer umumnya dapat merusak perangkat lunak komputer dan tidak dapat secara langsung merusak perangkat keras komputer dengan cara memuat program yang memaksa over process ke perangkat tertentu misalnya VGA, Memory bahkan Procesor (terutama pada sistem operasi , seperti sistem operasi berbasis keluarga Windows (Windows 95, Windows 98/98SE, Windows NT, Windows NT Server, Windows 2000, Windows 2000 Server, Windows 2003, Windows 2003 Server, Windows XP Home Edition, Windows XP Professional, Windows XP Service Pack 1, Windows XP Service Pack 2, Windows Vista Service Pack 1 ) bahkan GNU/Linux. Efek negatif virus komputer terutama adalah memperbanyak dirinya sendiri, yang membuat sumber daya pada komputer (seperti CPU Real Time, penggunaan memori) menjadi berkurang secara signifikan. Hampir 95% Virus adalah virus komputer berbasis sistem operasi Windows. Sisanya, 2% menyerang Linux/GNU dengan versi kernel dibawah 1.4 (dan Unix, sebagai source dari Linux, tentunya), 1% menyerang Mac terutama Mac OS 9, Mac OS X (Tiger, Leopard). 2% lagi menyerang sistim operasi lain seperti FreeBSD, OS/2 IBM, dan Sun Operating System. Virus yang ganas akan merusak hardware dan sejenisnya.

Jenis-Jenis Virus :

* Trojan : Mengambil data pada komputer yang telah terinfeksi dan mengirimkannya pada pembuat trojan itu sendiri.
* Spyware : Virus yang memantau komputer yang terinfeksi.

Cara Mengatasi Virus Komputer :

Serangan virus dapat dicegah atau ditanggulangi dengan menggunakan perangkat lunak Antivirus. Jenis perangkat lunak ini dapat juga mendeteksi dan menghapus virus komputer. Contoh antivirus yang saya ketahui adalah Kaspersky, Symantec, avast, AVG, Avira AntiVir, Norton.

Contoh Penggunaan Lapisan OSI

Lapisan Osi adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection.OSI berupaya membentuk standar umum jaringan komputer untuk menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda.

saya akan menjelaskan salah satu contoh Lapisan OSI :

Lapisan sesi (session layer)



Session layer mengijinkan para pengguna untuk menetapkan session dengan pengguna lainnya. Sebuah session selain memungkinkan transport data biasa, seperti yang dilakukan oleh transport layer, juga menyediakan layanan yang istimewa untuk aplikasi-aplikasi tertentu. Sebuah session digunakan untuk memungkinkan seseorang pengguna log ke remote timesharing system atau untuk memindahkan file dari satu mesin kemesin lainnya.

Sebuah layanan session layer adalah untuk melaksanakan pengendalian dialog. Session dapat memungkinkan lalu lintas bergerak dalam bentuk dua arah pada suatu saat, atau hanya satu arah saja. Jika pada satu saat lalu lintas hanya satu arah saja (analog dengan rel kereta api tunggal), session layer membantu untuk menentukan giliran yang berhak menggunakan saluran pada suatu saat.

Layanan session di atas disebut manajemen token. Untuk sebagian protokol, adalah penting untuk memastikan bahwa kedua pihak yang bersangkutan tidak melakukan operasi pada saat yang sama. Untuk mengatur aktivitas ini, session layer menyediakan token-token yang dapat digilirkan. Hanya pihak yang memegang token yang diijinkan melakukan operasi kritis.

Layanan session lainnya adalah sinkronisasi. Ambil contoh yang dapat terjadi ketika mencoba transfer file yang berdurasi 2 jam dari mesin yang satu ke mesin lainnya dengan kemungkinan mempunyai selang waktu 1 jam antara dua crash yang dapat terjadi. Setelah masing-masing transfer dibatalkan, seluruh transfer mungkin perlu diulangi lagi dari awal, dan mungkin saja mengalami kegagalan lain. Untuk mengurangi kemungkinan terjadinya masalah ini, session layer dapat menyisipkan tanda tertentu ke aliran data. Karena itu bila terjadi crash, hanya data yang berada sesudah tanda tersebut yang akan ditransfer ulang.

Contoh dari Session layer:

Gateway

Network components:

* Gateway

Protocols:

* NetBIOS

* Names Pipes

* Mail Slots

* RPC

Jumat, 04 Juni 2010

Kebaikan dan keburukan tentang diri sendiri

Dengan adanya tugas bahasa Indonesia saya harus menacri pendapat-pendapat dari teman tentang saya baik dalam hal sikap saya positif atau negative. Dengan adnya pelajarain ini saya jadi bisa koreksi dirio lagi lebih baik dalam kehidupan saya. Setiap orang pasti memiliki hal positif dan negative karena manusia tidaklah sesempurna yang kita kira. Untu mengtahui hal positif dan negative saya saya melakukan pertanyaan-petanyaa pada teman saya sifat kebaikan dan keburukan saya apa saja.
- Dari sisi negatif
* Tertutup
* Lupa diri (lupa makan kalau lg ada masalah)
* keras kepala
* Panikan ( bila terjadi sesuatu)
* pemikir (kalau ada masalah pasti dipikirin terus)
* Lemot (Nyambungnya lama banget) 
* jutek
* cuek
* Terkadang manja dengan orang-orang yang disayangin
* suka gak jelas perasaannya terkadang asik dan kadang ga.
* sensitif dalam hal apapun (terlalu perasaan)
- dari sisi positif
* penyayang
* Setia kawan ( kata teman-teman)
* baik (saya belum merasakan hal tersebut) 
* lucu, cablak, Lemot ( Ga tau juga deh…)
* friendly
* sabar
* perhatian sama temen
* pengertian terhadap temen
* Selalu senyum ( tapi menurut saya terkadang ga )
* enak diajak ngobrol
* enak diajak seru-seruan
* gak perhitungan
* terkadang ngocol dan ngeselin (heeheheheh)
Semua pendapat kalin sangat bermanfaat buat saya jadi bagi teman-teman yang memberikan pendapat pendapat terimakasih. Saya menerima pendapat anda semua dalam hal positif dan negative. Saya akan perlahan-lahan untuk merubah hal negative saya dan hal positifnya akan saya simpan.

Seberapa mampukan anda menilai waktu

Peribahasa mengatakan waktu adalah uang.
Dari kata-kata tersebut menunjukan seberapa pentingnya waktu dan seberapa berharganya waktu itu untuk kita. Jadi jangan sepele kan waktu karena kita membuthkan hal tersebut Tapi manusia sering sekali membuang-buang waktu dengan percuma atau melalaikan waktu dengan sia-sia. Kita semua bisa mengisi waktu dengan hal-hal dan kegiatan-kegiatan yang kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Seperti hobi-hobi dan pekerjaanmu sehari hari yang kita suka. Ini dapat berdampak positif untuk kita.Mengola waktu yang tidak baik adalah kesalahan besar dalam kehidupan kita karena waktu itu dapat mendidik kita dalam hal apapun. Karena itu bisa dinamakan disiplin.
Ada hal- hal berikut yang sikap kita menghargai waktu :
1. Sikap kita dalam menghargai waktu dengan sebaik mungkin.
2. Mampu menentukan kegiatan-kegiatan atau aktifitas dan prioritas.
3. Mampu memperkirakan waktu yang digunakan
Dalam kehidupan sehari-hari waktu yang berjalan sangatlah cepat. Pasti dalam kehidupan manusia sangat menginnginkan kehidupan yang layak dan mapan. Oleh karena itu kita harus mempergunakan waktu sebaik mungikn.Waktu sangat memberikan pemahanan hidup bagaimana cara mengaturnya agar sejalan dengan rencana dan orang dapat mengatur waktu dengan baik sangat berbeda dengan orang yang tidak dapat mengatur waktu dengan baik. Karena orang yang dapat mengatur waktu dengan baik adalah orang-orang yang sukses.

JADI GUNAKANLAH WAKTU SEBAIK MUNGKIN, BILA ANDA INGIN SUKSES DALAM SEGALA HAL.

:-) :-) :-) ,,,,,!!!

Cara mengkritik Orang Lain

Orang dapat berbicara, Sebelum mengkritik orang lain kta harus memikir kan diri sendiri apakah kritikan tersebut sudah ada dalam diri kita. Oleh Karena itu kita memelukan masukan atau kritikan orang lain tetapi tergantung dari diri kita sendiri apakah bisa menerima kritikan tersebut atau tidak.
Secara saya membuat tentang etika dalam menyampaikan kritikan orang lain untuk saya :
1. Pahami kritikan oranglain dan jangan mengkritikan orang lain dengan berkata kasar, kuasai terlebih dahulu situasi dan permasalahan yang akan kita kritisi tersebut.
2. Siapkan argument-argumen untuk membantu anda dalam mengkritik dan dikritik.
3. Kritiklah diri sendiri sebelum mengkritik orang lain. Bila sudah yakin dan tepat maka anda dapat mengkritik orang lain.
4. Jangan besar kepala dan sombong bila kerabat dan teman anda dapat menerima kritikan orang lain.
Menurut saya itu yang dinamakan untuk menyampaikan kritik kepada orang lain, hal tersebut dapat meminimalisir kesalahpahaman dan megurangi pikiran yang negative kepada orang lain.